Home / Tahukah Anda / Tahukah Anda, Ini Dia 9 Sebab Datang dan Hilangnya Hidayah Allah (Bagian 2-Selesai)
Foto: Kabarmekkah.com

Tahukah Anda, Ini Dia 9 Sebab Datang dan Hilangnya Hidayah Allah (Bagian 2-Selesai)

Dalam hadits Qudsi yang shahih, Allah Ta’ala berfirman (yang artinya): “Wahai hamba-hamba-Ku, kalian semua tersesat kecuali orang yang Aku beri petunjuk, maka mintalah petunjuk kepada-Ku niscaya Aku akan berikan petunjuk kepada kalian,” (HR. Muslim).

5. Mengikuti pemahaman dan pengamalan para Shahabat radhiallahu’anhum dalam beragama.
Allah Ta’ala berfirman:

“Jika mereka beriman seperti keimanan yang kalian miliki, maka sungguh mereka telah mendapat petunjuk; dan jika mereka berpaling, sesungguhnya mereka berada dalam perpecahan,” (QS. al-Baqarah: 137).

Ayat ini menunjukkan kewajiban mengikuti pemahaman para Shahabat radhiallahu’anhum dalam keimanan, ibadah, akhlak dan semua perkara agama lainnya, karena inilah sebab untuk mendapatkan petunjuk dari Allah Ta’ala. Para Shahabat radhiallahu’anhum adalah yang pertama kali masuk dalam makna ayat ini, karena merekalah orang-orang yang pertama kali memiliki keimanan yang sempurna setelah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wasallam.

6. Meneladani tingkah laku dan akhlak orang-orang yang shaleh sebelum kita.
Allah Ta’ala berfirman:

“Mereka itulah orang-orang yang telah diberi petunjuk oleh Allah, maka ikutilah petunjuk mereka,” (QS. al-An’aam: 90).

Dalam ayat ini Allah Ta’ala memerintahkan kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi Wasallam untuk meneladani petunjuk para Nabi ‘alaihissalam yang diutus sebelum beliau Shallallahu ‘alaihi Wasallam, dan ini juga berlaku bagi umat Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi Wasallam.

7. Mengimani takdir Allah Ta’ala dengan benar.

” Tidak ada sesuatu musibahpun yang menimpa (seseorang) kecuali denga izin Allah; Dan barang siapa yang beriman kepada Allah, niscaya Dia akan memberi petunjuk ke (dalam) hatinya. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu, ” (QS. at-Taghaabun:11).

8. Berlapang dada menerima keindahan Islam serta meyakini kebutuhan manusia lahir dan batin terhadap petunjuknya yang sempurna.

Allah Ta’ala berfirman:

“ Barangsiapa yang Allah kehendaki untuk Allah berikan petunjuk kepadanya, niscaya Dia melapangkan dadanya untuk (menerima agama) Islam. Dan barangsiapa yang dikehendaki Allah kesesatannya, niscaya Allah menjadikan dadanya sesak lagi sempit, seolah-olah ia sedang mendaki kelangit. Begitulah Allah menimpakan siksa kepada orang-orang yang tidak beriman, ” (QS. al-An’aam: 125).

Ayat ini menunjukkan bahwa tanda kebaikan dan petunjuk Allah Ta’ala bagi seorang hamba adalah dengan Allah Ta’ala menjadikan dadanya lapang dan lega menerima Islam, maka hatinya akan diterangi cahaya iman, hidup dengan sinar keyakinan, sehingga jiwanya akan tentram, hatinya akan mencintai amal shaleh dan jiwanya akan senang mengamalkan ketaatan, bahkan merasakan kelezatannya dan tidak merasakannya sebagai beban yang memberatkan.

9. Bersungguh-sungguh dalam menempuh jalan Allah Ta’ala dan selalu berusaha mengamalkan sebab-sebab yang mendatangkan dan meneguhkan hidayah Allah Ta’ala.

Allah Ta’ala berfirman:

“Dan orang-orang yang bersungguh-sungguh untuk (mencari keridhaan) Kami, benar-benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. Dan sesungguhnya Allah benar-benar bersama orang-orang yang berbuat kebaikan,” (QS. al-‘Ankabuut: 69).

Sumber: muslim.or.id.

Cek Juga

Inilah 2 Macam Kesedihan yang Orang Rasakan

Sejatinya di dunia ini ada dua macam kesedihan.