Awas! Cara Berdandan Ini Ternyata Terlarang bagi Muslimah

In Wanita
Advertisements

Sudah menjadi fitrahnya jika seorang perempuan ingin dipandang cantik. Tak terkecuali seorang muslimah, yang mungkin sedikit banyaknya pernah terpikir untuk berdandan cantik seperti perempuan umumnya.

Namun tahukah Anda, ternyata ada beberapa cara berdandan yang terlarang bagi seorang muslimah? Jika hal tersebut dilakukan, maka akan mendatangkan mudharat dan hal buruk yang menyertainya.

Inilah beberapa cara berdandan yang terlarang bagi muslimah:

1. Dandan yang mengundang syahwat

Karena sebaik-baiknya perempuan adalah bagaimana ia menjaga kehormatannya. Jika seorang perempuan berdandan mengundang syahwat bukan mahromnya, hal itu akan membahayakan kehormatannya sendiri.

“Hai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu, dan istri-istri orang mukmin agar hendaklah mereka mengulurkan jilbab-jilbab mereka ke seluruh tubuh mereka. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, sehingga mereka tidak diganggu/disakiti. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang,” (al-Ahzaab: 59).

2. Berdandan seperti wanita jahiliyah di masa lalu

Salah satu dalam hal ini yaitu tabarruj (berhias diri) ala jahiliyyah adalah memakai khimar (kerudung) di kepalanya namun tidak menutupinya dengan sempurna. Dari sini terlihatlah kalung, anting dan lehernya.

“Dan hendaklah kalian (wahai istri-istri Nabi) menetap di rumah-rumah kalian dan janganlah kalian bertabarruj (sering keluar rumah dengan berhias dan bertingkah laku) seperti (kebiasaan) wanita-wanita Jahiliyah yang dahulu,” [al-Ahzaab:33].

3. Berdandan menyerupai Laki-laki

Perempuan telah mempunyai kodratnya sebagai perempuan, jika ia melawan kodratnya maka hal itu telah keluar dari koridor ketetapan ilahi.

Advertisements

Rasulullah SAW bersabda, “Allah melaknat wanita yang menyerupai laki-laki,” (HR. Al-Jami ash-Shaghir).

4. Memakai parfum atau wewangian

Dari Abu Musa Al Asy’ary bahwanya ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

Seorang perempuan yang mengenakan wewangian lalu melalui sekumpulan laki-laki agar mereka mencium bau harum yang dia pakai maka perempuan tersebut adalah seorang pelacur,” (HR. Abu Daud, Tirmidzi, dan Ahmad).

5. Menghabiskan banyak waktu untuk berdandan

Hindari berlama-lama dandan, karena selain tidak baik hal tersebut justru akan membuat waktu Anda yang seharusnya digunakan amalan lain malah habis percuma. Berdananlah secukupnya, tanpa berlebih-lebihan.

“Tiap-tiap umat mempunyai batas waktu, maka apabila telah datang batas waktunya mereka tidak dapat mengundurkannya barang sesaat pun dan tidak (pula) dapat memajukannya,” (Q.S. Al A’raaf : 34).

6. Berlebih-lebihan dalam berdandan

“… Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan” (QS. Al-A‘raaf, 7: 31).

7. Mencabut alis, membuat tato dan merenggangkan gigi

Rasulullah SAW bersabda, “Allah melaknat wanita yang membuat tato dan meminta ditato, yang mencabut bulu alis dan meminta dicabut, yang merenggangkan gigi dan memperindahnya, serta wanita-wanita yang mengubah ciptaan Allah,” (HR. Al-Jami ash-Shaghir).

8. Menyambung rambut

Rasulullah SAW bersabda, “Allah melaknat wanita yang menyambung rambut dan meminta disambungkan rambutnya,” (HR. Al-Jami’ ash-Shaghir).

Itulah beberapa cara dandan yang harus dihindari oleh perempuan muslimah. Karena kecantikan yang hakiki sejatinya berasal dari akhlak baik seorang muslimah yang tergambar dari setiap langkahnya mendekat pada Sang Pencipta. []

Sumber: WebMuslimah

Advertisements

You may also read!

10 Perbuatan yang Sangat Dibenci Allah SWT

Selain dosa besar, mempersekutukan Allah juga termasuk ke dalam perbuatan yang paling Allah benci.

Read More...

Rahasia Wortel Untuk Hilangkan Minyak Diwajah

Rahasia Wortel Untuk Hilangkan Minyak Diwajah

Read More...

Mengharukan, Pasangan Ini Tetap Langsungkan Akad Nikah dalam Keadaan Banjir

Selanjutnya Hendra menceritakan, dalam akadnya, kedua mempelai tetap menggunakan pakaian seperti layaknya orang menikah.

Read More...
  • Gista Rismayani

    Ingin bertanya, disana tercantum dilarang mereganggkan gigi dan me gubah ciptaan Allah. Tapi apabila kasusnya memperbaiki gigi yang tadinya bagus lalu gigi tersebut patah karena kecelakaan, dan ingin mengembalikan lagi gigi seperti semula apa itu diperbolehkan???

    • Satu Media

      Itu tidak termasuk merubah tapi memperbaiki. Insya Allah diperbolehkan. Wallahualam.

Mobile Sliding Menu

satumedia