Thursday , August 24 2017
Home / Inspirasi / Naik Haji, Ternyata Pasutri Ini Juru Parkir dan Pedagang Sayuran
Foto: Tribunnews

Naik Haji, Ternyata Pasutri Ini Juru Parkir dan Pedagang Sayuran

Pasangan suami-istri di Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, yang sehari-hari jadi juru parkir dan pedagang sayur akan berangkat haji ke Makkah.

“Alhamdulillah, saya bersama istri dapat berangkat tahun ini,” kata Sahudin saat ditemui di sela acara pembinaan dan silaturahmi dengan Bupati Lombok Barat Fauzan Khalid, Rabu (9/8/2017), seperti dilansir ihram.co.id.

Pekerjaan sehari-hari Sahudin ialah menjadi juru parkir di pasar tradisional Gerung. Istrinya pun hanya berjualan sayur-mayur di pasar tradisional Lembar, Kabupaten Lombok Barat. Dari sebagian hasil usahanya, sejak 2005, pasangan suami-istri yang sudah dikaruniai tiga orang anak itu menyisihkan hasil pekerjaannya untuk ditabung di Bank Muamalat.

Per minggu, nilai uang yang disisihkan sekitar Rp 100 ribu hingga Rp 200 ribu. Mereka saling mengingatkan dan memotivasi satu sama lain agar kebutuhan-kebutuhan yang sifatnya skunder dikurangi. “Alhamdulillah, setelah hampir lima tahun menabung, saya bersama istri dapat kursi karena sudah melunasi setoran awal pada 2009. Dan pada 2017 ini diberangkatkan ke Makkah,” ujarnya.

Baca Juga:

1000 Anggota Keluarga Pejuang Palestina Dihajikan Raja Salman

Nabung 10 Tahun Hasil Jualan Tiwul dan Gethuk, Sujinah Berangkat Haji

Sahudin masuk dalam kelompok terbang (kloter) empat bersama 450 orang jamaah calon haji asal Kabupaten Lombok Barat, yang masuk dalam kloter utuh. Juru parkir dan pedagang sayur itu berharap agar tetap diberikan kesehatan dalam menjalan Rukun Islam V di Tanah Suci Makkah, sehingga mendapatkan haji yang mabrur dan bisa berkumpul lagi dengan keluarganya.

“Doakan semoga para jamaah calon haji tahun ini mendapatkan haji yang mabrur dan diberikan kesehatan dan keselamatan,” Sahudin berharap.

H Fauzan Khalid, Bupati Lombok Barat, juga berharap warganya yang lain bisa meniru tekad Sahudin dan Miskiah, untuk menunaikan ibadah haji dengan berani menyisihkan sebagian pendapatan usahanya. “Walaupun seorang juru parkir dan tukang sayur, mereka bisa menunaikan ibadah suci yang menjadi kesempurnaan dalam Rukun Islam,” katanya. []

About Fajar Zulfikar

Cek Juga

Mengajar Ngaji

Selain Menjaga Perbatasan RI, Anggota TNI Ini Juga Mengajar Ngaji

Bagaimanapun, tak bisa dihindari jika mereka bisa diserang rasa kangen setiap waktu, apalagi bagi Zulbakri yang baru dikaruniai bayi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *