Saturday , July 22 2017
Home / Tahukah Anda / Inilah Manfaat Mandi Wajib bagi yang Junub
pembakaran kalori, mandi junub, hikmah mandi
Foto: coolcabin.co.uk

Inilah Manfaat Mandi Wajib bagi yang Junub

Ketika seorang Muslim dalam keadaan junub seperti keluar air mani/sperma, baik karena berhubungan suami istri atau mimpi, wajib baginya untuk mandi junub.

Terdapat hikmah dibalik perintah Allah melaksanakan mandi junub/janabat untuk Muslim yang junub. Berikut ini penjelasan tentang hikmah mandi wajib tersebut.

Ibnul Qayyim Al Jauziyah pernah ditanya, mengapa Allah hanya mewajibkan mandi setelah keluar mani sedangkan tidak diwajibkan ketika telah keluar air seni padahal tempat keluarnya sama?

Beliau menjelaskan, “Ini termasuk bagian dari keagungan dan keindahan syariat Islam yang penuh rahmat, hikmah dan maslahah. Karena air mani keluarnya dari sari pati seluruh tubuh, maka pengaruh keluarnya pun terasa lebih besar daripada buang air. Mandi setelah keluarnya mani memiliki banyak manfaat bagi tubuh, hati dan ruh; berupa kembalinya kesegaran dan keceriaan setelah fisik melakukan aktifitas biologis yang melelahkan. Hikmah ini dapat dirasakan oleh seluruh orang yang memiliki perasaan. Karenanya Abu Dzar Al Ghifari mengatakan setelah mandi janabat: ‘Aku seakan menemukan kembali tenagaku yang hilang.’”

Baca Juga:

Ini Tata Cara Mandi Junub seperti Dicontohkan Nabi

Inilah Tata Cara Mandi Junub Berdasarkan Hadits Shahih

Rahasia lainnya dari aspek kesehatan ialah bahwa ia bisa menghilangkan bau tidak enak yang berbahaya bagi tubuh wanita dan suami yang menyetubuhinya. Seluruh kotoran dan penyebabnya akan lenyap seketika dengan mandi.

Dalam Fatawa Mu’ashirah, Syaikh Dr. Yusuf Qardhawi menjelaskan bahwa mandi adalah ibadah yang ditetapkan Allah. Ibadah haruslah dikerjakan sesuai syariatNya baik diketahui hikmahnya atau tidak. Beliau kemudian menjelaskan hikmah mandi jinabat bahwa banyak dokter yang menyatakan bahwa mandi setelah melakukan hubungan biologis dapat mengembalikan kekuatan tubuh dan mengembalikan tenaga yang hilang. Mandi sangat bermanfaat bagi tubuh dan jiwa. Sebaliknya, meninggalkannya dapat menimbulkan madharat.

Syaikh Ali Ahmad Al Jurjawi, direktur Asosiasi Riset Ilmiah Universitas Al Azhar, dalam bukunya Hikmatut Tasyri wa Falsafatuh menjelaskan, mandi janabat akan memulihkan kekuatan tubuh yang hilang akibat keluarnya mani. Di samping itu, mandi janabat bisa menghilangkan bau tidak enak dari tubuh. Seluruh kotoran dan penyebab bau tersebut akan lenyap seketika dengan mandi.

Buang air merupakan aktifitas yang sering berulang sehingga sangat tepat ketika Allah mensyariatkan istinja’ untuk membersihkan najisnya dan mensyariatkan wudhu untuk mensucikan diri dari hadats, tanpa perlu mandi. Berdasarkan hal tersebut maka dari itu tidak perlu mandi wajib jika hanya buang air. []

About Fajar Zulfikar

Cek Juga

Sekolah 5 Jam dan Tanpa Ujian, Finlandia Punya Sistem Pendidikan Terbaik

Dalam sistem pendidikan Finlandia, mereka menganggap guru adalah komponen utamanya. Maka tidak heran jika gajih guru disana merupakan yang paling tinggi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *