Friday , December 14 2018
below header
Home / Lifestyle / Benarkah Rokok Elektronik Lebih Aman daripada Rokok Tembakau?

Benarkah Rokok Elektronik Lebih Aman daripada Rokok Tembakau?

Craig Youngblood, presiden perusahaan pembuat rokok elektrik InLife, menyatakan bahwa produk buatannya lebih aman daripada rokok tembakau. Dia juga menyatakan rokok elektronik bebas polusi dan tidak berbau karena mengeluarkan uap, bukan asap.

Namun, Norman Edelman, kepala medis dari American Lung Association mengatakan bahwa pernyataan bahwa rokok elektronik lebih aman belum cukup valid. Karena efek jangka panjang rokok elektronik belum diuji secara klinis.

Para peneliti di University of South California menemukan bahwa walaupun rokok elektronik mengandung beberapa logam beracun lebih tinggi ketimbang rokok biasa, rokok elektronik secara keseluruhan adalah pilihan yang lebih aman.

Sebagian instansi internasional dan nasional turut memberikan tanggapan mengenai tingkat keamanan dan peredaran rokok elektrik.

World Health Organization (WHO) merilis sebuah laporan berisi anjuran untuk tidak menggunakan rokok elektronik di dalam ruangan, karena produk ini bisa mengeluarkan racun seperti rokok biasa. Meski tidak mengeluarkan asap, uap rokok elektronik yang mengandung zat kimia berbahaya juga dapat menimbulkan polusi udara. WHO juga menganjurkan untuk tidak menjual rokok elektronik kepada orang-orang di bawah usia 18 tahun.

Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) telah memperingatkan masyarakat bahwa rokok elektronik yang beredar di pasaran adalah produk ilegal dan belum terbukti keamanannya. Menurut BPOM, rokok elektronik mengandung nikotin cair dan bahan pelarut propilen glikol, dieter glikol, dan gliserin. Jika semua bahan itu dipanaskan akan menghasilkan senyawa nitrosamine. Senyawa tersebut dapat menyebabkan kanker. []

SUMBER: ALODOKTER

About madam

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

bottom